Sabtu, 15 Juli 2017

Sejarah singkat desa KENTENG

            Desa Kenteng terdiri dari 9 dusun.terletak di pinggiran ke dua dari timur setelah desa ngrandah.
Suatu ketika ada seorang musafir datang dari Kediri.yang belum jelas asal usulnya.menyebarkan agama Islam dengan caranya yang diterima masyarakat sekitar.dia selalu ( ngrendeh)merendah ucapan dan perbuatannya,sehingga penduduk terkesan.maka terciptalah desa ngrandah.lalu dia berjalan-jalan ke arah barat dan (NUTURI ) (menasehati )masyarakat sekitar,sehingga di namakan dusun TURI.tak hanya disitu saja,lalu kebarat lagi bertemulah segerombolan anak muda muda.dengan senyum yang tulus ikhlas dan sabar dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar,maka sang pengembara(musafir) menamakan DOMAS.b berasal dari kata kata do mesam mesem(pada tersenyum).
     Dia terus saja berjalan setiap hari,setiap saat.jalan sangat becek sekali karena banyaknya binatang ternak di gembala di jalanan.maka sejak saat itu daerah sekitar namakan JEBLOGAN(becekan).
         Dia terus saja berkelana di sekitar dusun.saat kebarat lagi bertemulah perbukitan kecil turun ke bawah,maka dinamakan NGLEDOK.karena menyekung ke bawah.saat naik bukit bertemulah pohon rindangnya yang belum terjamah tangan manusia.pohon itu bernama pakis.maka dinamakan PAKIS.(saat ini telah di rubah namanya SIDOMULYO). tidak hanya sampai disitu saja berkelananya,ketika berjalan dia  melihat ada sesuatu yang tak pantas sehingga dia mundur dan kembali,maka daerah itu di namakan NDURI(ngunduri)(membalikkan)saa ini Sumberagung.masih banyak kisah sang pengembara itu yang kemungkinan adalah waliyullah/orang Soleh.daerah itu kian jadi ramai.
          Ketika pemekaran desa ada lurah bernama Mbah Gembrong.sesepuh dusun yang sakti mandraguna.seluruh penduduk di wajibkan kerja bakti pembuatan jalan solo Purwodadi.tapi apalah daya masyarakat yang miskin tidak punya alat.sehingga sang camat dan Bupati marah marah pada Ki Lurah Gembrong.
Merasa dirinya dihina di hadapan orang banyak,ki Lurah memerintahkan rakyatnya mengumpulkan batu yg besar besar.lalu Ki Lurah duduk ngetengkreng (bersila)dengan santainya sambil memukul batu dengan tangan kosong.hanya dengan satu sampai tiga kali pukulan batu pun pecah.sehingga memudahkan untuk di tata di jalan.sambil memberi nasehat pada penduduk untuk giat bekerja walaupun berat.dan bisa jadi pengayoman keluarga dan orang lain.lalu muncul ide untuk membuat genteng untuk atap rumah.
Sejak saat itu lalu dinamakan desa KENTENG.

Sejarah singkat desa KENTENG

            Desa Kenteng terdiri dari 9 dusun.terletak di pinggiran ke dua dari timur setelah desa ngrandah. Suatu ketika ada seorang musaf...